APA KABAR UNDANG-UNDANG KEPERAWATAN ?

Jakarta 25 September 2014 setelah 32 tahun berjuang akhirnya lahirlah Undang-undang yang menjadi Payung Hukum bagi dunia keperawatan di indonesia. Undang-undang keperawatan di sahkan Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 17 Oktober 2014. Tujuan dalam undang-undang keperawatan yaitu :
1.    Meningkatkan mutu Perawat;
2.    Meningkatkan mutu Pelayanan Keperawatan;
3.    Memberikan pelindungan dan kepastian hukum kepada Perawat dan Klien; dan
4.    Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Undang-undang Keperawatan sendiri terdiri dari 13 Bab dan 66 Pasal. Hal-hal penting yang terdapat dalam Undang-undang Keperawatan yaitu tujuan pengaturan keperawatan (Pasal 3), Penyelenggara Pendidikan tinggi Keperawatan (Pasal 11), mekanisme perizinan Praktik keperawatan (Pasal 19), praktik Keperawatan (Pasal 28-35), hak dan kewajiban perawat (Pasal 36-37), hak dan kewajiban klien (Pasal 38-40), dan sanksi administrasi (Pasal 58).



Tak terasa sudah hampir 2 tahun undang-undang ini di sahkan, namun hingga saat ini belum ada aturan turunan terkait undang-undang keperawatan. Salah satu nya yaitu terkait Konsil keperawatan Seperti  pada Pasal 47 yang berbunyi “Untuk meningkatkan mutu Praktik Keperawatan dan untuk memberikan pelindungan serta kepastian hukum kepada Perawat dan masyarakat, dibentuk Konsil Keperawatan “. Kemudia pada Pasal 63 yang berbunyi “Konsil Keperawatan dibentuk paling lama 2 (dua) tahun sejak Undang-Undang ini diundangkan” Jelas sekali amanat dari undang-undang mengatakan bahwa harus segera di di bentuk dan di sahkan terkait Konsil Keperawatan.



Menurut hasil wawancara dan diskusi yang dilakukan oleh ketua PPNI pusat & Direktur keperawatan Dirjen BUK Kemenkes RI langkah selanjutkan yang dapat kita lakukan untuk turunan UUK ini adalah hanya mengkawal dan mengingatkan pemerintah tentang aturan turunan UUK tersebut. Selain itu langkah yang dapat kita ambil sebagai mahasiswa keperawatan Indonesia adalah menambah pengetahuan kita terhadap urgensi dari turunan UUK ini terhadap profesi perawat dan pendidikan keperawatan kemudian kita harus aktif dalam mengkawal PPNI maupun kemenkes dalam peraturan UUK ini.
Kita Belum hidup dalam sinar bulan Purnama, kita masih hidup di musim pancaroba. Tetap semangat Elang rajawali (Soekarno). Pasca di sahkan undang-undang keperawatan bukan berarti Perjuangan itu selesai, akan tetapi masih banyak yang harus kita perjuangkan untuk menunjukan Pada dunia Profesionalisme kita. HIDUP MAHASISWA !!!

Departemen KASTRAD HMPSIK Faletehan 2015-2016

 

\\SIALAN LUUUU