Hari Ini, 398 Mahasiswa STIKes Faletehan Diwisuda

Hari ini, Kamis (14/9), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Faletehan Serang kembali menggelar prosesi wisuda dan angkat sumpah untuk 398 lulusan. Ini merupakan wisuda angkatan ke-XIII yang berlangsung di Graha Faletehan Serang.

Prosesi akhir dari perguruan tinggi ini dihadiri sejumlah pejabat, tamu undangan, dan orangtua. Pada wisuda gelombang pertama ini, senat akademik akan melakukan prosesi wisuda untuk tiga program studi yakni 148 wisudawan dari Profesi Ners, 126 lulusan DIII Keperawatan, dan 124 lulusan dari DIII Kebidanan.

Untuk prosesi wisuda akan dilakukan oleh Ketua STIKes Faletehan Serang Andiko Nugraha Kusuma. Sementara prosesi angkat sumpah akan dilakukan pengurus IBI dan PPNI Provinsi Banten. Acara wisuda dan angkat sumpah ini juga akan dihadiri Ustadz Subekhi yang memberikan tausyiah kepada para wisudawan.

Ketua STIKes Faletehan Serang Andiko Nugraha Kusuma mengatakan, wisuda kali ini sangat istimewa karena prosesi wisuda akan dilakukan oleh Ketua STIKes Faletehan yang baru dan juga anggota senat akademiknya. “Prosesi wisuda STIKes Faletehan akan berlangsung dua gelombang. Hari ini, gelombang pertama untuk tiga program studi dan pada 20 September merupakan gelombang kedua untuk dua program studi,” katanya.

Ia berpesan, para lulusan untuk tidak terlena dengan gelar yang diraih sekarang. Untuk meningkatkan kompetensi bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Misalnya kalau yang DIII bisa melanjutkan ke Strata Satu. Sementara yang strata satu bisa melanjutkan ke strata dua. Selain itu, jaga baik-baik nama almamater,” pesannya.

Pada wisuda kali ini, STIKes Faletehan juga membuka stan untuk uji kompetensi. Stan ini sengaja dihadirkan untuk memberikan informasi kepada lulusan tentang uji kompetensi. “Uji kompetensi salah satu syarat untuk mendapatkan surat tanda registrasi (STR). STR ini akan menjadi syarat agar bisa bekerja di profesi yang dipilih saat kuliah,” katanya.

Selain itu, STIKes Faletehan Serang juga bekerja sama dengan Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang dengan menyediakan stan khusus. Stan ini akan memberikan informasi kepada lulusan mengenai peluang kerja di luar negeri.

“Lulusan STIKes Faletehan jangan hanya mencari pekerjaan di dalam negeri, tetapi peluang di luar negeri juga banyak. Beberapa alumni STIKes juga ada yang bekerja di luar negeri. Bekerja di luar negeri bukan hanya jenjang karir, tetapi secara pendapatan juga lebih besar. Momen wisuda ini sengaja dimanfaatkan karena ada juga orangtua, mungkin ada niatan bekerja di luar negeri,” katanya.

Ketua Yayasan Faletehan Serang Memet Farajnuri mengatakan, sesuai dengan visi misi STIKes Faletehan sebagai lembaga terpercaya terus menciptakan pemimpin baru bukan menciptakan pengikut. Lembaga ini harus memiliki sesuatu yang berbeda-beda khususnya dalam masalah kompetensi.

“Para lulusan STIKes Faletehan harus lebih cepat, lebih tepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya pasien. Karena lulusan dari sekolah kesehatan banyak sehingga harus mampu bersaing dengan kompetensi yang dimiliki,” katanya.

Menurutnya, meskipun sudah menjadi alumni, tetapi tidak boleh berhenti untuk meningkatkan kemampuan. Untuk itu, mahasiswa harus terus meningkatkan kompetensi dengan mengikuti berbagai pelatihan seperti kegawatdaruratan, donor darah, P3K, dan lainnya.  “Dengan begini, produktivitasnya semakin meningkat. Selain itu, kemampuan bahasa juga harus terus ditingkatkan,” tuturnya. (*)

 

\\SIALAN LUUUU