21 Mei 2015

Lab. Ilmu Alam Dasar

 

TATA TERTIB PRAKTIKAN

LABORATORIUM ILMU ALAM DASAR

STIKes FALETEHAN SERANG

 

1. Peserta wajib mengikuti seluruh modul praktikum, dan wajib menyerahkan surat keterangan dokter jika tidak hadir karena sakit.

 2. Peserta harus hadir 5 menit sebelum praktik dimulai dan mengisi daftarhadir.

 3. Peserta harus menggunakan jas laboratorium dan dilarang membawa tas dan hp ke ruang laboratorium.

 4. Praktikan harus sudah membaca petunjuk praktikum, alat-alat yang digunakan menjadi  tanggung jawab praktikan.

 5. Penggunaan bahan kimia yang berbahaya harus hati-hati dan meminta petunjuk dosen pembimbing.

 6. Peserta yang memecahkan alat wajib mengganti  dengan alat yang sama

 7. Peserta yang belum menyelesaikan kewajibanya baik secara admnistrasi maupun akademik tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir praktikum.

 8. Laporan hasil pelaksanaan praktikum harus ditunjukkan kepada pembimbing praktikum untuk disyahkan

 

PROSEDUR KESELAMATAN KERJA
LABORATORIUM ILMU ALAM DASAR


ATURAN UMUM :

1.    Sebelum bekerja di laboratorium, harus dipersiapkan secara matang mengenai peraturan di lab dan menguasai materi praktikum dengan sebaik – baiknya, mulai dari tujuan, konsep/teori dasar, prosedur dan teknik – teknik pengerjaan yang akan dilakukan.
2.    Jangan bekerja sendirian di laboratorium, minimal berrdua, dan harus  dengan seizin petugas lab.
3.    Diwajibkan menggunakan jas laboratorium, sarung tangan dan masker ketika bekerja di dalam laboratorium
4.    Membuka jas laboratorium, sarung tangan, masker, atau pakaian lain, harus dibuka sebelum keluar ruangan laboratorium.
5.    Mencuci tangan setelah melepas sarung pelindung dan setelah kembali ke laboratorium dari toilet atau dari daerah luar lain.
6.    Barang milik pribadi seperti jas, topi, dan tas disimpan di luar ruang laboratorium dan tidak dikenankan atau dibawa melalui laboratorium.
7.    Dilarang keras ribut dan bercanda dalam laboratorium.
8.    Tidak diperkenankan merokok dalam laboratorium.
9.    Personel dengan rambut panjang disarankan untuk mengikatnya di belakang atau menutup kepala dengan semacam bentuk topi.
10.    Bahan – bahan cairan pekat berbahaya digunakan dalam lemari asam dan tidak di daerah meja kerja.
11.    Permukaan meja harus bebas dari kekacauan dan kertas, bahan kimia, dan peralatan yang tidak perlu.
12.    Air untuk minum harus ditempatkan di luar ruangan laboratorium.
13.    Tisu pembersih dari sapu tangan hendaknya digunakan jika perlu untuk keperluan pribadi.
14.    Penggunan bola karet pengisi pipet dipersyaratkan bagi smeua penggunaan pipet.
15.    Tidak diperkenankan memakai lensa kontak dalam laboratorium.
16.    Semua wadah penyimpanan bahan kimia harus diberi label, wadah yang tidak beretiket secara otomatis dimusnahkan.
17.    Alat gelas yang telah digunakan harus dikosongkan dari larutan dan pelarut dibilas dengan air sebelum dilepaskan untuk pembersihan biasa dan jika instruksi khusus untuk pembersihan diperlukan, personal pembersih harus diberitahu.
18.    Alat gelas sumbing dan retak harus dimusnahkan.
19.    Bekerja dengan tekun, sungguh – sungguh, percaya diri dan tidak ragu.
20.    Bekerja secara tertib

Penanggulangan kecelakaan/kebakaran :
1.    Kecelakaan adalah kejadian yang tidak diharapkan. Akan tetapi laboratorium adalah tempat yang banyak bahayanya, baik bahaya keracunan maupun kebakaran. Kalau terjadi kecelakaan atau kebakaran, yang pertama dan utama yang harus dilakukan adalah : JANGAN PANIK!
2.    Apabila kulit anda terkena zat kimia, agar secepatnya dicuci dengan air kran dan menggunakan sabun cuci. Jika yang kena adalah mata atau muka, semprot langsung dengan air kran di atas bak cuci. Jangan sekali – kali digosok dengan tangan apalagi sebelum cuci tangan. Secepatnya hubungi petugas untuk minta pengobatan darurat.
3.    Apabila badan yang terkena, apalagi jumlahnya banyak, gunakan shower atau air kran yang besar, segera lepas baju lab atau penutup lain dibagian yang kena zat. Segera lapor ke petugas/dosen pembimbing untuk mendapat pengobatan selanjutnya.
4.    Bila terjadi kebakaran di atas meja kerja, misalnya larutan dalam gelas kimia,pertama – tama jangan panik, jangan coba memadamkan sendiri apalagi membanting gelas yang terbakar, menjauhlah dari meja, segera laporkan ke petugas/dosen pembimbing.
5.    Bila tangan atau kulit terbakar (jumlah kecil), taruh air es di sekitar yang terbakar, lalu obati dengan obat analgesik misalnya salep atau larutan rivanol. Mintalah kepada petugas lab.

 

 

\\SIALAN LUUUU